Cara IAKMI Antisipasi Risiko Kesehatan Akibat El Nino
lustrasi Kota Jakarta Pusat yang dipadati oleh kendaraan saat cuaca sedang terik. (Foto: ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)

Cara IAKMI Antisipasi Risiko Kesehatan Akibat El Nino

Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) mengeluarkan sejumlah rekomendasi kesehatan guna menghadapi fenomena El Nino, mulai dari pemenuhan cairan hingga pencegahan ISPA.

TIMES Pontianak,Jumat 24 April 2026, 07:18 WIB
2K
A
Antara

JakartaIkatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) mengeluarkan sejumlah rekomendasi strategis bagi masyarakat guna menjaga kondisi tubuh selama fenomena El Nino melanda Indonesia. Langkah ini dinilai penting mengingat perubahan iklim ekstrem membawa risiko kesehatan yang signifikan.

“El Nino adalah risiko musiman yang memang ini berkaitan dengan fenomena alam dan perubahan iklim, tetapi kita harus sehat dan bijak menjadi manusia (yang menjaga) kesehatan sebetulnya,” ujar Ketua Umum IAKMI, Hermawan Saputra, saat dihubungi di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Hermawan memaparkan sejumlah keluhan kesehatan yang kerap muncul akibat paparan cuaca panas ekstrem, di antaranya dehidrasi, sakit kepala, hingga serangan panas (heat stroke).

Strategi Hidrasi dan Nutrisi

Bagi masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi di luar ruangan, risiko gangguan kesehatan tersebut dipastikan meningkat. IAKMI menekankan pentingnya menjaga asupan cairan tubuh sebagai langkah proteksi utama.

Masyarakat dianjurkan mengonsumsi air mineral minimal 2 liter atau setara 8 gelas per hari. Selain air putih, pemenuhan cairan dapat dioptimalkan melalui konsumsi buah-buahan yang kaya air dan serat, seperti apel, jeruk, pir, hingga buah palem.

“Buah-buah seperti ini juga di samping menambah asupan cairan tubuh, juga akan meningkatkan vitalitas dan kesegaran,” kata Hermawan.

Antisipasi ISPA dan Paparan Matahari

Selain masalah hidrasi, Hermawan memperingatkan adanya potensi peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan gangguan kulit akibat paparan langsung sinar matahari.

“Hal lain yang menyangkut risiko El Nino adalah munculnya penyakit. Sudah pasti ISPA dan risiko penyakit kulit karena paparan langsung matahari menjadi risiko yang langsung,” jelasnya.

Di kawasan perkotaan, risiko ISPA kian meningkat seiring tingginya kadar polusi dari asap kendaraan bermotor yang diperparah oleh kondisi kekeringan. Hal ini menyebabkan paparan debu meluas dan dapat memicu reaksi alergi.

Penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

Sebagai langkah pencegahan, IAKMI menyarankan beberapa tindakan preventif bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan:

  • Pakaian Pelindung: Gunakan penutup kepala dan pakaian lengan panjang dengan potongan longgar.

  • Pembatasan Aktivitas: Mengurangi kegiatan di luar ruangan jika tidak mendesak.

  • Waktu Olahraga: Sebaiknya dilakukan pada pagi hari saat suhu udara belum terlalu menyengat.

  • Manajemen Stres: Memperbanyak berpikir positif untuk menjaga daya tahan tubuh.

“Jadi, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) adalah kunci utama dalam menghadapi situasi ini,” pungkas Hermawan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Antara
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Pontianak, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.