https://pontianak.times.co.id/
Berita

TPST Berkapasitas 74 Ton Disiapkan untuk Kelola Sampah dari Pertumbuhan Populasi IKN

Kamis, 01 Januari 2026 - 18:26
TPST Berkapasitas 74 Ton Disiapkan untuk Kelola Sampah dari Pertumbuhan Populasi IKN Sejumlah petugas melakukan pengelolaan sampah di TPST 1 berlokasi di KIPP IKN di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (FOTO: Humas Otorita IKN/ANTARA)

TIMES PONTIANAK, JAKARTA – Untuk mendukung pertumbuhan hunian dan populasi di kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Otorita IKN menyiapkan tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) berkapasitas 74 ton.

"TPST 1 KIPP telah disiapkan untuk mendukung pertumbuhan hunian dan populasi di IKN," ujar Manajer PT Bina Karya untuk Operation & Maintenance (OM) TPST 1, Harun mengenai pengelolaan sampah IKN di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (1/1/2026).

Menurut Harun, TPST kapasitas 74 ton itu sekaligus akan menjadi rujukan pengelolaan sampah berbasis energi di tingkat nasional.

TPST 1 tersebut dirancang sebagai fasilitas pengelolaan sampah terpadu yang menggabungkan proses pemilahan, pengurangan kadar air, dan pengolahan berbasis teknologi termal, serta diproyeksikan sebagai percontohan nasional pengelolaan sampah modern.

Proses pengelolaan dilakukan melalui dua bangunan utama, yaitu bangunan pengelolaan (BP) 1-2, dengan bangunan pengolahan fisika dan pengolahan termal.

"Dengan kapasitas desain awal mampu mendukung hingga 2x30 ton sampah per hari melalui inovasi teknologi daur ulang sampah menjadi energi (waste to energy)," katanya.

Seiring bertambahnya hunian dan populasi di IKN, TPST 1 KIPP siap menghadapi kebutuhan tersebut, diharapkan sistem waste to energy dapat menjadi contoh pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan dapat diterapkan di berbagai kota besar di Indonesia.

Sesuai Keputusan Kepala Otorita IKN, Direktorat Pengelolaan Gedung, Kawasan, dan Perkotaan (PGKP) bertugas melakukan pengelolaan, supervisi, serta pengendalian operasional fasilitas dan PT Bina Karya menjalankan fungsi sebagai pelaksana teknis.

Project Officer Direktorat PGKP untuk OM TPST 1, Alifriyanto menyatakan bahwa pengoperasian TPST membawa dampak bagi kawasan IKN, bukan hanya sektor lingkungan tetapi juga bagi keberlanjutan kesejahteraan masyarakat sekitar.

TPST 1 KIPP IKN juga dirancang dengan melibatkan penduduk sekitar kawasan IKN sebagai tenaga kerja, sehingga memberikan dampak dan manfaat sosial.

Selain itu, juga diharapkan fasilitas TPST mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat secara bertahap khususnya dalam pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

"Inovasi teknologi daur ulang sampah menjadi energi komitmen IKN mendukung keberlanjutan lingkungan, mengubah sampah menjadi sumber energi bagi kehidupan masyarakat dan menghadirkan layanan dasar yang andal, ramah lingkungan, serta berkelanjutan di IKN," kata Alifriyanto. (*)

Pewarta : Antara
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Pontianak just now

Welcome to TIMES Pontianak

TIMES Pontianak is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.